Saat mencari referensi untuk tulisan ini di Google, saya mendapatkan link ini . Menarik juga. Tadinya saya mengira Cuma saya aja yang penasaran perihal judul ini, terutama untuk penyebutan angka. Ternyata walau singkat sudah ada juga yang penasaran yang sama dengan saya. Walau tidak berkaitan langsung dengan yang ingin saya tulis, tulisan berikut ini juga dengan bagus menggambarkan asal-usul angka nol. Dan terutama adalah konsistennya menggunakan kata ‘nol’ untuk angka.
Langsung saja, tentu anda sering mendengar kalimat seperti ini: “Nomor telpon saya kosong delapan satu lima…”. Atau yang ini: “Pertandingan antara Persib-Persebaya bertahan imbang kosong-kosong”. Tentu saja yang sering kita dengan dengar sehari-hari adalah kalimat yang pertama. Lalu, apakah sudah tepat penggunaan ‘kosong’ untuk penyebutan angka?
Tentu saja, referensi yang tepat adalah kamus. Dalam hal ini Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) bisa jadi rujukan. Tetapi karena saya tidak mempunyai kamus tersebut, untuk sementara saya belum bisa merujuk ke kamus untuk penjelasannya. Mungkin akan lebih bagus jika ada KBBI yang versi online. Sehingga bisa jadi rujukan kalau kita ingin mencari arti standar sebuah kata. Kali aja ada rekan atau lembaga nirlaba yang tertarik untuk memulai hal ini.
Dalam bahasa Inggris mungkin banyak hal atau istilah yang bisa kita temukan penjelasannya di Wikipedia . Tapi untuk topik yang saya tulis ini spesifik tentang bahasa Indonesia, rasanya sia-sia saja mencari di Wikipedia. Apalagi di Wikipedia edisi Indonesia yang entry nya masih belum terlalu banyak, diubek-ubek juga tidak bakalan ketemu.
Kembali ke…. soal nol dan kosong, saya sendiri lebih senang menggunakan kata ‘nol’ untuk menyebut angka ‘0’. Jadi saya akan mengatakan, “Nomor telpon saya adalah nol delapan satu lima…” atau “Pertandingan antara Persib-Persebaya imbang nol-nol”, dst. Pokoknya kalau menyangkut angka saya lebih senang menyebutnya dengan kata ‘nol’ ketimbang kosong.
Penggunaan dalam Bahasa Inggris pun, untuk penyebutan angka ‘0’ lazim menggunakan kata ‘zero’, yang kurang lebih sepadan dengan ‘nol’ dalam Bahasa Indonesia. Kalau anda rajin nonton American Idol, bisa perhatikan Ryan Seacrest mengeja nomor telepon untuk memilih idola dengan menyebut kata ‘zero’. Atau kadang-kadang bisa dijuga digunakan kata ‘o’ (baca: ow) untuk menyebut angka ‘0’. Mungkin karena sama-sama berbentuk bulat kali…
Lalu bagaimana dengan kata ‘kosong’? ini adalah kata keterangan yang menggambarkan sesuatu yang tidak berisi, hampa. Hmm apa lagi ya. Intinya adalah kata keterangan yang menjelaskan suatu keadaan. Dan tentu saja hal ini kurang cocok jika digunakan untuk menyebut angka.
Tulisan ini bukan bermaksud mengulas tata bahasa. Karena saya bukan ahli bahasa. Ini sekedar mencatat fenomena penggunaan kata dalam Bahasa Indonesia yang menurut saya kurang pas.
Bagaimana menurut Anda?
-
1
Pingback on Des 10th, 2007 at 9:16 pm
[...] setidaknya ada dua blog lain yang pernah menyinggung hal ini: belalang dan [...]
April 16, 2007 at 3:26 pm
yup, itu betul sekali kang
kosong itu untuk keadaan, misalnya gelasnya kosong. nggak mungkin kan gelasnya nol? apa gelas berisi air nya kosong? cuma kebanyakan orang indonesia ini suka salah kaprah aja kok kang. seperti halnya masak nasi. nasi kok dimasak, yang bener kan masak beras :).
intinya salah kaprah.
April 16, 2007 at 3:26 pm
btw, alamat blognya saya masukin ke blogroll saya kang.
April 16, 2007 at 3:55 pm
bung freddy (bukan freddy s. kan),
tapi saya sebenarnya kurang mantep lho. masih kepingin lihat entry nya di KBBI. tapi sayang aku blm punya dan belum tahu siapa orang yang bisa dipinjami.
wah, berarti logika ku tentang nol dan kosong sama dong dengan sampeyan..
terima kasih ya dah dimasukin ke blogroll sampeyan.
Mei 3, 2007 at 9:05 pm
perut saya kosong. otak saya juga kosong. pandangan saya kosong…
ada kekosongan di hati saya…
bila posting ini terisi dengan komentar-komentar, bisa jadi tulisan anda bukan omong kosong.
postingan ini menarik…
saya suka cara ngebahasnya
Mei 4, 2007 at 7:10 am
Serima kasih mas Munggur. Saya baru belajar menulis dan yang dibahas memang masih yang ringan seperti ini. Ya mendekati omong kosong gitu lah :D. Saya juga suka tulisan-tulisan anda. Enak dibaca seperti makan kacang rebus yang jadi kesukaan saya :d.
Mei 16, 2007 at 9:55 pm
Saya kira “kosong” yang dimaksud itu diterjemahkan dari bahasa inggris yaitu: NULL
cara bacanya hampir sama dengan: NOL
kosong = NULL = NOL = 0
Gimana analisis saya bener ndak? hee…
Mei 21, 2007 at 10:24 pm
Bung Adil yang juga makmur, mungkin secara asal-usul ada benarnya juga yang anda maksud. Tapi secara penggunaan saya lebih sreg dengan yg saya tulis di atas. Gimana bener nda?
Mei 22, 2007 at 10:05 pm
bener bung belalang…
Juli 19, 2007 at 1:50 am
Dalam bahasa Inggris, angka 0 pada nomor telepon diucapkan /ou/, namun dalam konteks teknis & formal angka 0 diucapkan ‘zero.’
Menurut KBBI, pengucapan ‘kosong’ untuk angka 0 biasa digunakan dalam bahasa percakapan (non-formal). Jadi, dalam konteks penyebutan nomor telepon atau skor pertandingan sepak bola, misalnya, istilah ‘kosong’ dapat diterima.
Salam kenal
Hipyan (Mr)
September 3, 2007 at 4:11 pm
Saya Setuju dengan Mr Hipyan.
btw, Gitu aja kok repot
Omong kosong ah